Kampung Belanda Garut

Kampung Belanda Garut

Garut

Kampung Belanda Garut , atau Kampung Amsterdam, adalah sebuah kampung wisata yang terletak di Desa Dayeuhmanggung, Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Kampung ini dijuluki Kampung Belanda karena mayoritas penduduknya memiliki keturunan Belanda dan memiliki ciri fisik khas Eropa, seperti mata biru, rambut pirang, dan kulit putih.

Kampung ini didirikan pada tahun 1817 oleh seorang pengusaha Belanda bernama Jean Louis van den Berg. Van den Berg mendirikan perkebunan teh di kawasan tersebut dan membawa para pekerja dari Belanda untuk membantunya. Para pekerja ini kemudian menetap di kawasan perkebunan dan menikah dengan penduduk setempat.

Kampung Belanda memiliki daya tarik wisata yang unik, yaitu perpaduan budaya Sunda dan Belanda. Arsitektur rumah-rumah di kampung ini masih bergaya Belanda, dengan atap jerami dan jendela besar. Penduduk kampung ini juga masih fasih berbahasa Belanda.

Terbuka di jendela baruwww.harapanrakyat.com

Berikut adalah beberapa daya tarik wisata di Kampung Belanda:

  • Rumah-rumah bergaya Belanda: Rumah-rumah di Kampung Belanda masih bergaya arsitektur Belanda, dengan atap jerami dan jendela besar.
  • Penduduk bermata biru: Mayoritas penduduk Kampung Belanda memiliki ciri fisik khas Eropa, seperti mata biru, rambut pirang, dan kulit putih.
  • Bahasa Belanda: Penduduk Kampung Belanda masih fasih berbahasa Belanda.
  • Pemandangan alam: Kampung Belanda terletak di kaki Gunung Cikuray, sehingga memiliki pemandangan alam yang indah dan udara yang sejuk.
  • Wisata edukasi: Kampung Belanda dapat menjadi tempat wisata edukasi untuk mempelajari sejarah dan budaya Belanda.

Bagi anda yang ingin merasakan suasana pedesaan ala Eropa, Kampung Belanda adalah tempat yang tepat untuk dikunjungi.

Sejarah Kampung Belanda Garut: Jejak Kolonial dan Warisan Unik

Kampung Belanda di Garut memiliki sejarah yang menarik, terkait dengan masa kolonial Belanda di Indonesia. Berikut beberapa poin pentingnya:

Asal Mula:

  • Tahun 1817: Pendirian perkebunan teh oleh Jean Louis van den Berg, pengusaha Belanda.
  • Pem聚拢工会: Van den Berg membawa pekerja dari Belanda untuk membantunya.
  • Pemukiman dan Perkawinan: Pekerja Belanda menetap di kawasan perkebunan dan menikah dengan penduduk setempat.
  • Keturunan: Generasi selanjutnya sebagian besar memiliki ciri fisik khas Eropa dan mempertahankan budaya Belanda.

Nama Kampung:

  • Julukan: Dikenal sebagai Kampung Belanda atau Kampung Amsterdam.
  • Asal Muasal Nama: Merujuk pada awal mula pendirian perkebunan dan para pengelola Belanda.
  • Alternatif Nama: Disebut juga Dayeuhmanggung sesuai nama desa tempatnya berada.

Jejak Kolonial:

  • Rumah-rumah: Beberapa rumah penduduk masih bergaya arsitektur Belanda, dengan ciri khas atap jerami dan jendela besar.
  • Saluran Air: Terdapat sisa-sisa saluran air buatan Belanda yang dulu digunakan untuk pengairan perkebunan.
  • Budaya: Pengaruh budaya Belanda terlihat dalam cara berpakaian, bahasa, dan beberapa tradisi warga.

Keturunan dan Keunikan:

  • Mayoritas penduduk: Memiliki keturunan Belanda, dengan ciri fisik mata biru, rambut pirang, dan kulit putih.
  • Bahasa: Warga Kampung Belanda masih fasih berbahasa Belanda, selain bahasa Sunda.
  • Identitas Budaya: Perpaduan budaya Sunda dan Belanda menjadi daya tarik wisata yang unik.

Kontroversi:

  • Asal Usul: Ada beberapa versi cerita tentang asal usul Kampung Belanda, menimbulkan perdebatan di kalangan masyarakat.
  • Sensitivitas: Julukan “Kampung Belanda” dapat menimbulkan pertanyaan seputar identitas dan sejarah kolonial.

Kampung Belanda saat ini:

  • Objek Wisata: Menjadi destinasi wisata populer yang menawarkan pengalaman budaya dan pemandangan alam.
  • Kontribusi Ekonomi: Mendorong perkembangan ekonomi lokal melalui pariwisata dan kerajinan tangan.
  • Preservasi Budaya: Upaya untuk melestarikan warisan budaya Belanda dan Sunda menjadi tantangan tersendiri.

Kesimpulan:

Kampung Belanda Garut memiliki sejarah yang kompleks dan penuh cerita. Keunikan dan warisan budaya menjadi daya tarik wisata, namun perlu diiringi dengan pemahaman sejarah dan sensitivitas budaya.

Lokasi Kampung Belanda Garut

Kampung Belanda, atau Kampung Amsterdam, terletak di Desa Dayeuhmanggung, Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Indonesia. Jaraknya sekitar 19 kilometer dari pusat Kota Garut dan dapat ditempuh dalam waktu 45 menit dengan kendaraan roda dua maupun roda empat.

Berikut adalah peta lokasi Kampung Belanda Garut:

Terbuka di jendela baruwww.suarahits.com

Peta Kampung Belanda Garut

Rute Menuju Kampung Belanda:

  • Dari Kota Garut:
    • Arahkan kendaraan ke Jalan Raya Garut-Cilawu.
    • Ikuti jalan tersebut hingga melewati Pasar Cilawu.
    • Belok kiri ke Jalan Dayeuhmanggung.
    • Ikuti jalan tersebut hingga Kampung Belanda.
  • Dari Bandung:
    • Arahkan kendaraan ke Jalan Raya Bandung-Garut.
    • Ikuti jalan tersebut hingga pertigaan Limbangan.
    • Belok kiri ke Jalan Raya Garut-Cilawu.
    • Ikuti jalan tersebut hingga Pasar Cilawu.
    • Belok kiri ke Jalan Dayeuhmanggung.
    • Ikuti jalan tersebut hingga Kampung Belanda.

Tips:

  • Gunakan aplikasi peta online seperti Google Maps atau Waze untuk mendapatkan panduan rute yang lebih akurat.
  • Pastikan kondisi kendaraan prima karena jalan menuju Kampung Belanda cukup berbelok-belok dan menanjak.
  • Bawalah air minum dan makanan ringan secukupnya karena di Kampung Belanda tidak banyak terdapat warung.
  • Gunakan pakaian dan alas kaki yang nyaman untuk berjalan kaki.
  • Jagalah kebersihan dan kelestarian lingkungan Kampung Belanda.

Tempat wisata di sekitar Kampung Belanda:

  • Perkebunan Teh Dayeuhmanggung: Pemandangan kebun teh yang indah dan asri.
  • Pemandian Air Panas Cipanas: Pemandian air panas alami dengan khasiat kesehatan.
  • Candi Cangkuang: Candi Hindu peninggalan Kerajaan Tarumanegara.
  • Kawah Papandayan: Kawah gunung berapi yang aktif dengan pemandangan yang menakjubkan.

Semoga informasi ini membantu Anda untuk mengunjungi Kampung Belanda Garut. Selamat berwisata!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *